Jumat, 02 Januari 2015

Contoh Laporan Hasil Observasi di Authorized Service ASUS

Berikut ini adalah contoh laporan hasil observasi di salah satu authorized service milik perusahaan internasional "ASUS"

ASUS
Authorized Service Partner
Jl. Bendungan Sutami, No. 51, kav F, Malang.
Telp. (0341) 570516

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH
Bisnis Internasional

yang dibina oleh Dr. Lailatul Farida, S.Sos., M.A.B

Oleh:
Muhammad Alwi Abdullah
12510080

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
Desember 2014

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Kata ‘ASUS’ diambil dari empat huruf terakhir kata Pegasus, kuda bersayap dalam mitologi Yunani yang melambangkan kebijaksanaan dan pengetahuan. ASUS menjelmakan kekuatan, kemurnian dan jiwa petualang dari makhluk mengagumkan ini, dan membubung tinggi menuju puncak dengan setiap produk yang diciptakannya.
Industri teknologi informasi Taiwan telah bertumbuh pesat selama beberapa dekade terakhir dan Taiwan telah menjadi pemain dominan di pasar global. ASUS telah lama menjadi pemimpin dalam pertumbuhan tersebut dan walaupun memulainya sebagai produsen motherboard sederhana dengan mempekerjakan segelintir karyawan yang andal, kini ASUS telah menjadi perusahaan teknologi terdepan di Taiwan dengan jumlah karyawan lebih dari 12,500 di seluruh dunia. ASUS telah menghasilkan produk di hampir semua setiap kategori teknologi informasi, termasuk diantaranya komponen PC dan peripheral, notebook, tablet, server dan smartphone.
Inovasi adalah kunci utama kesuksesan ASUS. Setelah meluncurkan PadFone ke khalayak umum pada acara Computex 2011, tahun ini ASUS Chairman Jonney Shih sekali lagi mencuatkan perangkat mobile TAICHI dan Transformer Book dual-purpose.
ASUS TAICHI™ merupakan Ultrabook™ dengan display dua sisi yang dapat berperan sebagai tablet saat sedang dalam keadaan tertutup. Transformer Book adalah tablet yang dapat dimasukkan ke docking keyboard dan bertransformasi menjadi Ultrabook.
Hadirnya Tablet 810 dengan Windows 8 dan Tablet 600 dengan Windows RT, ASUS memiliki jajaran produk yang akan melampaui imajinasi para pengguna untuk memasuki era baru komputasi awan. 
Pendekatan visioner inilah yang menjadikan ASUS sebagai pendukung utama dalam menghadirkan inovasi dan desain berkualitas ke dalam kehidupan para pengguna. Produk-produk ASUS telah memenangkan 4,256 penghargaan internasional dan berbagai pujian di tahun 2013, sepadan dengan lebih dari 11 penghargaan per hari.

1.1  Rumusan Masalah
·         Bagaimanakah profil perusahaan ASUS?
·         Bagaimanakah keadaan lingkungan luar negeri ASUS?
·         Bagaimanakah gambaran lingkungan organisasi ASUS?

1.2  Tujuan
·         Memaparkan profil perusahaan ASUS.
·         Menjelaskan keadaan lingkungan luar negeri ASUS.
·         Memberi gambaran lingkungan organisasi ASUS.

 BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Profil Perusahaan
ASUS didirikan di Taipei pada tahun 1989 oleh T.H. Tung, Ted Hsu, Wayne Hsieh dan M.T. Liao, keempat setelah sebelumnya bekerja di Acer sebagai insinyur komputer.

Visi Perusahaan
ASUS secara konstan berupaya untuk menjadi penyedia solusi 3K terintegrasi (Komputer, Komunikasi, produk elektronik Konsumen) dengan menghadirkan inovasi-inovasi yang menyederhanakan kehidupan konsumen kami dan memungkinkan mereka untuk menyadari potensi penuh mereka yang sesungguhnya. Produk ASUS menggambarkan yang terbaik yang dapat diberikan oleh teknologi, menyediakan kinerja yang luar biasa dan estetika menawan yang mampu mengakomodasi secara sempurna seluruh kebutuhan gaya hidup, kapanpun, dimanapun.

Misi dan Filosofi
Sebagai pemain utama dalam industri TI, misi perusahaan ASUS ialah untuk menyediakan solusi TI inovatif yang memberdayakan masyarakat dan bisnis untuk mencapai potensi tertinggi mereka. Filosofi ASUS dibalik pengembangan produk, yakni untuk mencapai hal fundamental terlebih dahulu sebelum berpacu ke depan-terbukti telah menghasilkan komponen komputer dengan kekuatan yang kokoh seperti motherboard, graphics card, dan perangkat optical storage. ASUS kini telah memiliki 16 lini produk, termasuk diantaranya produk Eee dan Transformer, desktop barebone system, server, notebook, handheld, network device, broadband communication, LCD monitor, TV, wireless application, dan produk CPT (chassis, power supply and thermal).

Mencapai Misi
ASUS berencana untuk mencapai misinya melalui Semangat akan Teknologi, Fokus pada Kualitas, Hubungan Jangka Panjang, dan Kegigihan.
a.       Semangat akan Teknologi. Teknologi merupakan jiwa dari ASUS. Kami terus berinvestasi pada tim Riset dan Pengembangan kelas dunia yang kami miliki sehingga kami selalu mampu memberikan inovasi terobosan baru bagi masyarakat dan bisnis.
b.      Fokus pada Kualitas. Kualitas merupakan hal terpenting bagi ASUS. Kami terus memperbaiki proses manajemen kualitas untuk memastikan konsumen menikmati solusi berkualitas tertinggi dengan biaya paling efektif.
c.       Hubungan Jangka Panjang. Baik konsumen, media, pemegang saham, ataupun konsumen kami, kami percaya akan pertumbuhan bersama mitra-mitra kami dalam setiap tingkatan. Menjaga hubungan erat dengan pihak-pihak yang berkepentingan merupakan salah satu faktor terpenting bagi kesuksesan kami yang berkesinambungan.
d.      Kegigihan. Seluruh karyawan ASUS berbagi tujuan yang sama. Kami berupaya di bawah tekanan dan terus mencari tantangan. Kami bekerja untuk mencapai misi yang sama—untuk memberdayakan masyarakat dengan solusi TI inovatif.

Filosofi Manajemen
Menginspirasi, memotivasi, dan mendidik para karyawan untuk mengeksplorasi potensi tertinggi mereka. Berkomitmen kepada integritas dan ketekunan; berfokus pada prinsip dan hasil. Tanpa kenal lelah berupaya menjadi nomor satu dalam hal kualitas, kecepatan, layanan, inovasi, dan efisiensi biaya. Berupaya untuk berada di antara pemimpin teknologi tinggi kelas dunia dan untuk memberikan kontribusi berharga bagi kemanusiaan.

2.2 Lingkungan Luar Negeri
2.2.1 Kekuatan Ekonomi dan Sosioekonomi
Pada April 2008, ASUS bersama dengan Intel dan Tsann Kuen Enterprise meluncurkan “Daur Ulang PC untuk Masa Depan yang Lebih Cerah” di Taiwan, sebuah program kolaboratif penarikan kembali yang bertujuan untuk mengumpulkan dan mendaur ulang notebook lama, PC, dan monitor LCD untuk menawarkan manfaat bagi komunitas yang membutuhkan sekaligus menjaga lingkungan.
Program “Daur Ulang PC untuk Masa Depan yang Lebih Cerah” mendorong konsumen untuk mendaur ulang perangkat bekas mereka pada titik-titik pengumpulan yang telah ditunjuk, seperti ASUS Royal Clubs, rangkaian toko Tsann Kuen 3C dan DF Recycle. Sebuah voucher diskon akan diberikan untuk setiap komputer desktop, notebook, atau monitor LCD/CRT untuk merek apapun yang diberikan.
Sebagai hasil dari program ini, lebih dari 1.200 produk bekas berhasil diperoleh dari donor perusahaan, pemerintah, dan individu dan didaur ulang serta disumbangkan secara kontinu pada pengguna yang membutuhkan, di antaranya 122 sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SMP), lima komunitas pribumi dan Pusat Sel Batang Tzu Chi.
Sebagai catatan yang masih berhubungan, ASUS sejak September 2006 telah menjalankan program penarikan kembali dan daur ulang notebook bagi konsumennya di Amerika Serikat. ASUS merupakan perusahaan Taiwan pertama yang memberikan layanan sedemikian rupa di Amerika Serikat.

2.2.2 Kekuatan Budaya
Nilai Luhur ASUS
ASUS menempatkan prioritas penting pada nilai luhur karyawan. Lima karakteristik telah diidentikkan sebagai kunci menuju kelancaran pengembangan akan proses dan hubungan. Nilai Luhur ASUS ialah:
a.       Kerendahan Hati. Menunjukkan rasa terima kasih dan memiliki rasa hormat yang tulus terhadap sesame. Melindungi proses-proses perusahaan dan memiliki semangat tim yang kuat. Menjadi mawas diri dengan sungguh-sungguh; saat menghadapi masalah, lihatlah ke dalam tanggung jawab pribadi terlebih dahulu tanpa menyalahkan orang lain. Terus-menerus berupaya untuk mengembangkan diri dengan motivasi diri yang kuat.
b.      Integritas. Jujur, tulus dan ikhlas, dan di atas semua itu, jangan mencoba-coba untuk berbuat curang. Memahami dan dengan tulus menerima kelebihan dan kekurangan seseorang. Membangun hubungan interpersonal tanpa kepura-puraan.
c.       Ketekunan. Berkeinginan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dan usaha serta bertanggung jawab untuk memberikan pekerjaan berkualitas tinggi. Fokus pada biaya dan bersikap keras terhadap tindakan membuang-buang dengan percuma untuk “mendapatkan lebih banyak dengan lebih sedikit sumber daya”. Mengambil inisiatif untuk mengumpulkan setiap orang yang terlibat dalam proyek untuk berinovasi dan menciptakan nilai konsumen maksimum.
d.      Ketangkasan. Cepat menangkap kunci dasar di setiap situasi. Cepat mengambil tindakan tepat untuk menciptakan hasil kemenangan. Cepat menemukan peluang.
e.       Keberanian. Dengan berani menghadapi kesulitan dan tantangan. Berani untuk melawan watak, mampu mengarahkan dialog konstruktif pada saat terjadi perselisihan dan tetap melakukan tindakan yang tepat meskipun mengalami kritikan. Jangan pernah ragu dalam mengambil keputusan, dan jalankan hanya jika telah dipikir dengan matang.

Fokus pada Prinsip dan Hasil
Untuk mencapai hasil terbaik, ASUS menekankan pada pelatihan karyawan untuk “Berpikir Mendalam” melalui gambaran keseluruhan, dan fokus pada prinsip serta hasil sebelum mengeksekusi. Singkat kata, mereka harus menemukan Tujuan yang sebenarnya di balik setiap tugas, dan untuk menyingkap akar permasalahan di baliknya, yang akan memungkinkan mereka melakukan tindakan yang benar dengan tepat saat pertama kalinya. Untuk mencapai hal ini, karyawan harus memulai dengan Tujuan setiap tugas dalam pikiran, dekati situasi “dari Sudut Pandang Konsumen”, dan gunakan “Efektivitas Biaya” dalam pertimbangan sambil tetap terbuka pada “Alternatif” dan sadar akan “Efek Samping”.

Inovasi dan Estetika
ASUS juga menempatkan penekanan yang amat sangat pada Inovasi dan Estetika. Karyawan didorong untuk mengupayakan kesempurnaan teknologi dan estetika dalam setiap tindakan mereka. Mereka diharapkan untuk menempatkan diri mereka sendiri pada sudut pandang konsumen untuk menciptakan nilai lebih. Karyawan ASUS juga perlu mengaplikasikan pemikiran “Lampu-Hijau/Lampu-Merah” pada setiap situasi. Pemikiran Lampu-Hijau melibatkan perumusan ide, di mana setiap ide dan proposal dikirimkan ke sebuah ‘penampung’ dan solusi terbaik diambil darinya. Pemikiran Lampu-Merah, di sisi lain, melibatkan pencarian jawaban secara konstan dan pengadopsian sikap berhati-hati terhadap setiap proposal untuk mengalirkan akar permasalahan dan kemudian setelahnya memperoleh jawaban. Melalui pemikiran dan pengalaman inovatif seperti demikian sekaligus tetap memperhatikan kebutuhan dan melampaui keinginan serta ekspektasi pengguna karyawan dapat tetap mengembangkan produk yang memperkaya pengalaman produk pengguna secara keseluruhan.

Lean Thinking
ASUS bersandar pada Lean Thinking untuk menciptakan nilai terbesar bagi konsumennya. Dengan mengkombinasikan elemen-elemen budaya perusahaan dengan prinsip Lean Six Sigma (LSS), Lean Thinking menuntut karyawan ASUS untuk menggunakan komunikasi terbuka antara sesama pekerja dalam setiap tingkatan, memaksimalkan nilai dalam setiap rantai proses, menekan biaya dan tindakan sia-sia, serta secara konstan mengupayakan peningkatan proses manajemen.

2.2.3 Kekuatan Politik dan Hukum
   ASUS telah mampu hidup dan berjuang dalam persaingan di berbagai negara: Amerika Latin, Australia, Belgia, Canada, Denmark, Mesir, Jepang, KSA (Kingdom of Saudi Arabia), Malaysia, Indonesia Netherlands, Norwegia, Philippina, Serbia, Montenegro, Singapura, Spanyol, Swedia, Switzerland, Thailand, United States, UAE (United Arab of Emirates), dan Vietnam.
Selain itu, ASUS telah bekerjasama dengan berbagai lembaga, diantaranya: University Graduate in Business or Engineering or Computer Science related field, Related experience in the IT industry and familiar with local PC Market, Fluent in English and Portuguese or Spanish, dan Resident of Latin America countries preferred.

2.2.4 Kekuatan Persaingan dan Tenaga Kerja
ASUS, the world’s top 3 consumer notebook vendor dan the world’s best selling and most award winning motherboards, merupakan perusahaan terdepan dalam era digital saat ini. Produk desain dan manufaktur ASUS kini telah memenuhi kebutuhan digital home, kantor, dan personal saat ini, dengan menghadirkan beragam lini produk seperti motherboard, graphics card, optical drive, display, desktop, Eee Box dan all-in-one PCs, notebook, netbook, tablet device, server, multimedia dan wireless solution, networking device, dan mobile phone. Dengan komitmen kuat terhadap inovasi dan kualitas, ASUS telah memenangkan 3,886 penghargaan di tahun 2011, dan secara luas mendapatkan pujian dengan kehadiran Eee PC™ yang revolusioner di industri PC. Memiliki lebih dari 11,000 staf global dan tim Litbang hingga 3,000 engineer, pendapatan perusahaan untuk tahun 2011 mencapai US$11.9 miliar.
Terinspirasi oleh berbagai kebutuhan konsumen di seluruh area dan tahapan kehidupan, misi utama ASUS ialah untuk memberikan solusi inovatif yang sesungguhnya, yang pada gilirannya juga akan menginspirasi konsumen untuk meraih produktivitas dan kesenangan yang lebih tinggi. Dengan meningkatkan pemahaman yang erat akan kebutuhan perangkat digital masa kini bagi rumah, kantor, dan personal, ASUS mendapat kehormatan akan berbagai rekor pertama di dunia seperti pengenalan terobosan Eee PC™, pengunaan cerdas bahan baku yang dapat diperbaharui seperti kulit dan bambu pada notebook dan penambahan teknologi eksklusif penghemat energi Super Hybrid Engine ke dalam notebook dan motherboard.
Inovasi adalah kunci utama kesuksesan ASUS. Setelah meluncurkan PadFone ke khalayak umum pada acara Computex 2011, tahun ini ASUS Chairman Jonney Shih sekali lagi mencuatkan perangkat mobile TAICHI dan Transformer Book dual-purpose.
ASUS TAICHI merupakan Ultrabook dengan display dua sisi yang dapat berperan sebagai tablet saat sedang dalam keadaan tertutup. Transformer Book adalah tablet yang dapat dimasukkan ke docking keyboard dan bertransformasi menjadi Ultrabook.
Hadirnya Tablet 810 dengan Windows 8 dan Tablet 600 dengan Windows RT, ASUS memiliki jajaran produk yang akan melampaui imajinasi para pengguna untuk memasuki era baru komputasi awan.
Dengan merintis berbagai inovasi, trend dan teknologi terbaru yang memiliki dampak besar bagi kehidupan konsumen dan Bumi pada skala besar, ASUS berharap dapat meraih pemikiran banyak orang dan pangsa pasar yang lebih secara global.
Untuk meraih sukses dalam industri TI yang sangat kompetitif, ASUS berfokus pada kecepatan penetrasi pasar, biaya, dan layanan. Itulah sebabnya mengapa setiap karyawan ASUS berupaya untuk menguasai “ASUS Way of Total Quality Management” guna memenuhi janji “Persistent Perfection” akan merek ASUS. Dengan tuntunan pedoman-pedoman inilah ASUS mengembangkan manfaat besar dalam desain produk, teknologi, kualitas dan nilai/biaya. Manfaat-manfaat ini pada akhirnya menjadi formula kesuksesan ASUS memungkinkan bagian pemasaran untuk mengkomunikasikan kekuatan-kekuatan ini dalam memikat hati konsumen.

2.3 Lingkungan Organisasi
2.3.1 Strategi dan Desain Organisasi
Desain organisasi ASUS terdiri dari:
·         Chairman, Jonney Shih.
Education: MBA, National Chiao Tung University.
Experience: Chairman & Chief Branding Officer, ASUS.
·         Vice Chairman, Jonathan Tsang.
Education: MBA, Houston University.
Experience: Vice Chairman & President, ASUS.
·         Director, Jerry Shen.
Education: M.S. in Electrical Engineering, National Taiwan University.
Experience: Director & Chief Executive Officer, ASUS.
·         Director, Yen-Cheng Chen.
Education: M.S. in Mathematics, Tamkang University.
Experience: Director, ASUS; Corporate Vice President, ASUS Global.
·         Director, Hsien-Yuen Hsu.
Education: EMBA, National Chengchi University.
Experience: Director & Corporate Vice President, ASUS.
·         Director, Min-Chieh Hsieh.
Education: M.S. in Computer Engineering, Boston University.
Experience: Director & Corporate Vice President, ASUS.
·         Director, Samson Hu.
Education: M.S. in Computer Science, National Chiao Tung University.
Experience: Director & Corporate Vice President, ASUS.
·         Supervisor, Tze-Kaing Yang.
Education: Ph.D of Business Management, National Cheng Chi University.
Experience: Chairman, Yangtze Associates.
·         Supervisor, Chung-Jen Cheng.
Education: Ph.D of Law, Stanford University (U.S.A.).
Experience: Professor of Law, National Taiwan University of Science and Technology.
·         Supervisor, Long-Hui Yang.
Education: Department of Medicine, China Medical University.
Experience: Attending Physician, Yang Ming Hospital.

2.3.2 Menilai dan Menganalisis Pasar
Motherboard ASUS
Motherboard ASUS menguasai hampir 40% pangsa pasar industri motherboard. Terpilih Sebagai “Best Motherboard Brand” Selama Enam Tahun berturut-turut oleh Tom’s Hardware Guide (THG), sebuah situs web terkemuka yang mengulas hardware.
Para insinyur ASUS telah menyusun fitur-fitur dan teknologi yang merevolusi industri motherboard dalam hal kemampuan overclock, stabilitas, dan efisiensi energi. Beberapa dari fitur utama dalam pengembangan mainboard meliputi; Fase Daya 16 + 2, Energy Processing Unit (EPU),Express Gate, Drive Xpert dan mengembangkan solusi overclocking bernama TweakIt.
ASUS merupakan produsen pertama yang memperkenalkan motherboard yang mendukung Serial ATA dan APG8X, CPU P4 hingga 3 GHz, Teknologi Hyper-Threading, prosesor Intel® Core™2, dan Windows Vista, yang merupakan beberapa dari antara fitur-fitur lainnya yang dimiliki oleh ASUS.

Notebook ASUS
Notebook ASUS masuk jajaran lima besar dunia di tahun 2013 (ASUS, Lenovo, HP, Dell, ASUS dan Acer). Notebook ASUS telah ikut selama 600 hari Misi Luar Angkasa. Dua notebook ASUS terpilih oleh R&K yang merupakan pemasok utama komputer dan produk elektronik untuk misi penerbangan ke luar angkasa, mereka (baca=R&K) menyediakan bagi astronot komputasi terpercaya selama misi di Stasiun Luar Angkasa MIR. Kedua notebook sama sekali tidak mengalami kerusakan selama periode 600 hari. “Notebook-notebook ASUS tidak pernah mengalami kelebihan panas seperti beberapa notebook dari perusahaan lain,” kata Sergei Avdeev, astronot Rusia yang mengikuti misi luar angkasa.
Pada 16 Desember 2003, ketika pendaki gunung tersohor Shi Wang dan Jian Liu memulai perjalanan mereka untuk mencapai puncak Gunung Vinson, puncak tertinggi di Antartika pada ketinggian 16.000 kaki dan suhu begitu dinginnya hingga kurang dari -100°F. Wang dan Liu masing-masing membawa serta notebook ASUS S200N untuk merekam dan berbagi pengalaman mereka selama ekspedisi.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
ASUS didirikan di Taipei pada tahun 1989 oleh T.H. Tung, Ted Hsu, Wayne Hsieh dan M.T. Liao, keempat setelah sebelumnya bekerja di Acer sebagai insinyur komputer. Pada saat itu, Taiwan belum membangun posisi terdepan dalam bisnis komputer hardware. Intel Corporation akan memasok setiap prosesor baru untuk perusahaan yang lebih mapan seperti IBM pertama, dan perusahaan Taiwan harus menunggu selama kurang lebih enam bulan setelah IBM menerima prototipe rekayasa mereka. Menurut legenda, perusahaan menciptakan prototipe untuk motherboard menggunakan Intel 486, tapi itu harus melakukannya tanpa akses ke prosesor yang sebenarnya.
Ketika ASUS mendekati Intel untuk meminta pengujian prosesor pada motherboard ASUS, Intel sendiri ternyata punya masalah dengan motherboard mereka. Dan setelah di running, ternyata bahwa motherboard ASUS bekerja dengan benar, tanpa perlu modifikasi lebih lanjut, dalam hal ini ASUS memecahkan masalah Intel. Sejak itu, ASUS telah menerima sampel rekayasa Intel, dan ASUS menjadi terdepan karena kepercayaan dari Intel.
Pada bulan September 2005, ASUS merilis pertama kartu PhysX accelerator. Pada bulan Desember 2005 ASUS memasuki pasar TV LCD dengan model TLW32001. Pada bulan Januari 2006 ASUS mengumumkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan Lamborghini untuk mengembangkan seri VX.
Pada 9 Maret 2006, ASUS telah dikonfirmasi sebagai salah satu produsen pertama model Microsoft Origami, bersama-sama dengan Samsung dan FounderTech. Pada 8 Agustus 2006 ASUS mengumumkan usaha patungan dengan Gigabyte Technology. Pada 5 Juni 2007 ASUS mengumumkan peluncuran Eee PC di COMPUTEX Taipei. Pada 9 September 2007 ASUS menunjukkan dukungan untuk Blu-ray, mengumumkan peluncuran BD-ROM / DVD writer PC drive, BC-1205PT. ASUS kemudian merilis beberapa notebook berbasis Blu-ray.
Pada bulan Januari 2008, ASUS mulai restrukturisasi besar operasinya, membelah diri menjadi tiga perusahaan independen:
·         ASUS (difokuskan pada diterapkan komputer pihak pertama bermerek dan elektronik).
·         Pegatron (berfokus pada manufaktur OEM motherboard dan komponen).
·         Unihan Corporation (berfokus pada manufaktur non-PC seperti kasus dan molding).
Pada tanggal 9 Desember 2008, Open Handset Alliance mengumumkan bahwa ASUS telah menjadi salah satu dari 14 anggota baru organisasi. ASUS memberikan kontribusi signifikan terhadap kode Android Open Source Project, atau mendukung ekosistem melalui produk dan layanan yang akan mempercepat ketersediaan perangkat berbasis Android.
Pada bulan Desember 2010, ASUS meluncurkan notebook tertipis di dunia, ASUS U36, dengan standar Intel core i3 atau i5 dengan ketebalan hanya 19 mm.
Pada Januari 2013, ASUS resmi berakhir produksi yang seri Eee PC karena penurunan penjualan yang disebabkan oleh konsumen yang semakin beralih ke tablet dan Ultrabook.

DAFTAR RUJUKAN

ASUSTeK Computer Inc. ASUS, (Online), (www.asus.com), diakses 13 Desember 2014.